KELUARGA BESAR RESIMEN MAHASISWA SELURUH INDONESIA MENGUCAPKAN DIRGAHAYU HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 74 17 AGUSTUS 2019 DAN DIRGAHAYU TNI KE 74 5 OKTOBER 2019 NKRI HARGA MATI

Minggu, 13 Oktober 2019

Masih Adakah Jiwa Korsa dan Semangat Kebersamaan Ada Pada Diri Kita


Sikap hidup saling tolong menolong dapat mewujudkan terciptanya kedamaian bagi kita semua.. Definisi tolong menolong adalah sikap saling membantu untuk meringankan beban (penderitaan, kesulitan) orang lain dengan melakukan sesuatu. Bantuan yang dimaksud dapat berbentuk bantuan tenaga,waktu dan kemauan serta Saling melindungi


Tolong menolong telah menjadi sebuah keharusan untuk kita semua, karena apapun yang kita kerjakan tentu membutuhkan pertolongan dari orang lain. Maka dalam suatu semangat jiwa korsa telah disebutkan, bahwa antara  yang satu dengan yang lainnya bagaikan sebuah bangunan yang saling memperkuat antara sebagian dengan yang lainnya. Begitu pun juga dengan #jiwakorsa,tolong menolong adalah suatu sistem yang benar-benar memperindah semangat kebersamaan satu dengan yang lainnya pastilah saling membutuhkan. tidak ada seorang manusia pun di muka bumi ini yang tidak membutuhkan pertolongan dari yang lain.
Dalam kehidupan Organisasi dan Bermasyarakat serta Bernegara kita memerlukan suatu nilai nilai hidup sebagai pedoman dalam menjalani hubungan interaksi antara sesama manusia. Manusia disebut mahluk sosial dimana satu dengan yang lain terdapat saling ketergantungan dan saling membutuhkan. Manusia memiliki kesadaran penuh bahwa dia tidak dapat hidup sendirian dan tanpa bantuan orang lain. Secara psikologis setiap insan manusia membutuhkan komunikasi dengan orang lain baik dengan sesama anggota keluarga (isteri, anak, kakak, adik, orang tua) dengan Tetangga Kawan dengan masyarakat dalam suatu komunitas Bernegara.



Perlu kita ketahui bahwa betapa besar pahala orang-orang yang suka memberi pertolongan kepada orang lain, sekiranya pertolongan itu adalah ikhlas karena Allah Subḥānahu wa Ta’ālā . Oleh karena itu, marilah kita membiasakan diri kita untuk senantiasa tolong menolong dalam hal kebaikan dan meninggalkan tolong menolong dalam hal kejelekan.  Jika kita telah terbiasa menerapkan konsep #semangatjiwakorsakomando dalam Kemiliteran, maka kita akan senantiasa peduli terhadap kesulitan orang lain dan berusaha semaksimal mungkin menolongnya. Begitu pula dengan pahala, diberikan Allah Subḥānahu wa Ta’ālā  akan melimpahkan pahala yang besar terhadap hamba-Nya yang senantiasa melakukan tolong menolong dalam kebaikan. Semoga kita semua termasuk hamba-Nya yang selalu melakukan hal tersebut. Amin. Wallahu a’lam.
Semenjak di jaman purba hingga jaman modern dan canggih sampai sekarang manusia tetap membutuhkan rasa kebersamaan, rasa kekeluargaan dan rasa saling peduli, rasa tolong menolong, rasa senasib dan sepenanggungan. Semua rasa ini terus diwariskan secara berkesinambungan sebagai bentuk rasa solidaritas termasuk semangat jiwa korsa  jiwa gotong royong dalam kehidupan masyarakat.


Allah Subḥānahu wa Ta’ālā mengajak untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dengan beriringan ketakwaan kepada-Nya. Sebab dalam ketakwaan, terkandung ridha Allah. Sementara saat berbuat baik, orang-orang akan menyukai. Barang siapa memadukan antara ridha Allah dan ridha manusia, sungguh kebahagiaannya telah sempurna dan kenikmatan baginya sudah melimpah.


Kewajiban pertama (antara seorang hamba dengan sesama) akan tercapai dengan mencurahkan nasehat, perbuatan baik dan perhatian terhadap perkara ini. Dan kewajiban kedua (antara seorang hamba dengan Rabbnya), akan terwujud melalui menjalankan hak tersebut dengan ikhlas, cinta dan penuh pengabdian kepada-Nya.
Orang berilmu membantu orang lain dengan ilmunya. Orang kaya membantu dengan kekayaannya. Dan hendaknya kaum Muslimin menjadi satu tangan dalam membantu orang yang membutuhkan. Jadi, seorang Mukmin setelah mengerjakan suatu amal shalih, berkewajiban membantu orang lain dengan ucapan atau tindakan yang memacu semangat orang lain untuk beramal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar